Air bersih adalah kebutuhan pokok bagi semua orang. Selain untuk konsumsi, air bersih juga diperlukan untuk aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci. Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan akses mudah dan terjangkau ke air bersih. Oleh karena itu, Proyek Geolistrik SPAM Benteng Kobema di Bengkulu bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan sehingga dapat memberikan saran yang aman untuk pelaksanaan pengeboran menggunakan metode HDD.
Di desa Sunup, akan dibangun bendungan untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Benteng Kobema dengan kapasitas 400 liter per detik. Bendungan ini akan melayani Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, hingga Kabupaten Seluma. Selain itu, akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan jaringan pipa distribusi utama sepanjang 27 km hingga Kota Bengkulu.
Movizar Apriandi, Direktur Perumda Tirta Raflesia, mengatakan bahwa target pembangunan IPA ini adalah 10.000 hingga 12.000 sambungan rumah. Faeshol Cahyo Nugroho, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, menambahkan bahwa proyek SPAM Benteng Kobema menargetkan 38.000 Sambungan Rumah (SR), yang akan melayani sekitar 128.000 jiwa di tiga wilayah.
Hasil penampang data geolistrik dapat menunjukkan struktur bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas batuan di daerah penelitian. Berdasarkan nilai resistivitas ini, jenis batuan atau litologi dapat diketahui dan zona lemah di daerah penelitian dapat dianalisis.
Zona lemah adalah bagian tanah atau batuan yang memiliki sifat mekanika lebih rendah dibandingkan area sekitarnya. Selain itu, zona ini terdiri dari material yang memiliki tingkat kerentanan tinggi seperti tanah liat basah, tanah liat kering, pasir kering, air, dan rongga udara bawah tanah. Zona lemah bisa berupa zona sesar, zona geser, lapisan atau material yang lemah.

Metode geolistrik sangat penting dalam proyek infrastruktur seperti pembangunan JDU SPAM Regional Benteng Kobema. Selain memberikan informasi akurat mengenai kondisi bawah permukaan tanah, metode ini juga sangat penting untuk perencanaan dan pelaksanaan proyek. Dengan demikian, proyek dapat menghindari area berisiko tinggi, meminimalkan potensi kerugian, dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi.
Proyek Pembangunan JDU SPAM Regional Benteng Kobema di Provinsi Bengkulu adalah langkah strategis dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat di wilayah tersebut. Peran PT. Abhinaya Prima Enjinering dalam melakukan investigasi tanah menggunakan metode geolistrik sangat krusial untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan proyek ini. Dengan teknologi dan teknik yang tepat, proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.